Burnt twigs

Kami mencari solusi pembangunan perdesaan yang inovatif yang secara terus menerus dapat mempertahankan ekosistem hutan tropis yang sehat sekaligus memenuhi kebutuhan sosioekonomi masyarakat, baik di lingkup lokal maupun regional

Mengurangi Deforestasi Daerah Tropis

Kenaikan harga pangan dan kelangkaan lahan pertanian baru di Amerika Serikat dan Eropa turut mendorong perluasan lahan pertaninan dan peternakan ke daerah tropis. Hutan tropis menghilang dengan cepat karena manusia mengalihfungsikan lahan

tersebut untuk menyediakan ruang bagi pertanian dan tempat merumput, mengambil kayu untuk aktivitas konstruksi dan bahan bakar, serta membangun jalan dan daerah perkotaan.

  • Amerika Latin adalah kawasan produksi yang tumbuh paling cepat di dunia.

  • Deforestasi di Amazon dan Afrika Tengah telah mengurangi secara drastis curah hujan di kawasan barat tengah Amerika Serikat (U.S. Midwest).

  • Kira-kira 10% dari emisi gas rumah kaca global berasal dari deforestasi tropis.

Annual Soy and Beef Prices and Deforestation graph

Tren tahunan deforestasi dan produksi (daging sapi dan kedelai) di Amazon, Brasil.  

Meskipun memiliki manfaat penting, konversi hutan tropis dan pengambilan hasil hutan juga membawa kerugian antara lain pelepasan gas rumah kaca ke atmosfer dalam jumlah yang lebih banyak daripada akumulasi emisi semua mobil, pesawat, dan bus di dunia, erosi tanah, degradasi aliran sungai dan pasokan air, serta hilangnya spesies tanaman dan hewan. Konversi hutan tropis menjadi lahan pertaninan dapat menimbulkan kompetisi dan menyebabkan tersingkirnya petani skala kecil dan komunitasnya, serta melanggar wilayah masyarakat adat.

Banyak dari antara kerugian akibat konversi dan degradasi hutan tropis ini dapat dihindari. Jika kebijakan publik, bantuan teknis bagi petani, perencanaan regional, dan dunia usaha yang bertanggung jawab sudah berjalan, kebutuhan penduduk setempat maupun konsumen di skala global akan dapat dipenuhi sambil tetap mempertahankan kesehatan dan produktivitas jangka panjang ekosistem, tanah, dan pasokan air daerah setempat.