Farm machinery

Aturan Global untuk Pertanian Berkelanjutan

Global Rules chart
Global Rules chart

Dua proses yang sejajar berpotensi mengurangi secara besar-besaran konversi hutan tropis menjadi lahan pertanian, penyebab 12-15% emisi gas rumah kaca antropogenik dunia. Di satu sisi, “roundtable” komoditas pertanian telah menetapkan kriteria internasional untuk kinerja sosial dan lingkungan bagi para petani, termasuk pembatasan deforestasi. Di sisi lain, REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation & Forest Degradation) sedang mengembangkan sistem untuk memberikan kompensasi bagi negara atau negara bagian/provinsi tropis yang mengurangi emisinya dari deforestasi dan degradasi hutan. Potensi sinergi antara proses-proses ini cukup besar, tetapi selain dalam hal pembatasan deforestasi, bagaimana perbandingan antara roundtable dan REDD+?

Untuk menilai kesesuaian di antara kedua proses tersebut dan potensi masing-masing untuk mendukung peralihan yang lebih luas menuju pertanian dan produksi ternak berkelanjutan, kami mengkaji dan membandingkan perlindungan dan pedoman yang ditetapkan (atau diusulkan) oleh 5 proses utama REDD+ yang dilakukan secara global beserta standar terkait, serta prinsip-prinsip dan kriteria yang ditetapkan oleh roundtable untuk 3 komoditas tanaman pangan utama dunia (kedelai, minyak kelapa sawit, dan tebu).

Secara keseluruhan, kami mendapati kompatibilitas tinggi dan potensi sinergi di antara standar REDD+ dan roundtable pada beberapa kriteria, termasuk hutan, persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan atau free prior and informed consent (FPIC) dari masyarakat adat dan komunitas lain, serta hak atas tanah dan konflik. Jika dikaitkan, REDD+ dan roundtable dapat menciptakan pedoman kinerja bagi yurisdiksi terkait yang memberikan konteks lebih luas sehingga kinerja tingkat petani dapat dicapai untuk memenuhi standar roundtable. REDD+ berpeluang lebih besar untuk berhasil jika dikombinasikan dengan sertifikasi roundtable, demikian pula sebaliknya. Berbagai yurisdiksi (negara, daerah) dapat menerapkan perlindungan REDD+ dan mendukung peralihan sektor pertanian di yurisdiksi terkait ke tingkat kinerja yang diwajibkan oleh roundtable, sehingga memperoleh manfaat ganda kompensasi “insentif kinerja/pay-for-performance” REDD+ dan akses yang lebih besar ke pasar komoditas.