Program Visi Amazon

Program Visi Amazon

Di Conference of the Parties (COP) Tahun 2009 dari Konvensi Kerangka Kerja PBB Tentang Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC), Kolombia mengumumkan target yang ambisius untuk mencapai neto nol deforestasi di Amazon Kolombia pada tahun 2020[1]. Untuk mencapai tujuan ini, pemerintah nasional sedang mengembangkan program yang komprehensif, bernama “Visi Amazon”.

Kolombia dalam posisi yang baik untuk menjadi pemimpin dalam mengatasi tantangan global untuk menekan perubahan iklim, penggundulan hutan tropis, dan ketahanan pangan. Earth Innovation Institute mendukung program Visi Amazon Kolombia melalui kepemimpinan konsorsium badan-badan yang berfokus pada penelitian dan analisis potensi strategi untuk meningkatkan pembelian saham pemangku kepentingan untuk program ini.

Jika berhasil, strategi Visi Amazon dapat dengan signifikan mengurangi secara global jumlah CO2 yang dilepaskan ke atmosfer pada tahun 2020. Pengurangan emisi ini akan disertai dengan manfaat besar dalam bentuk mata pencaharian yang meningkat bagi para petani, kualitas udara yang lebih baik, konservasi keanekaragaman hayati, dan regulasi aliran air di daerah aliran sungai[2].

Namun, untuk mencapai deforestasi neto nol di kawasan Amazon pada tahun 2020[3], Kolombia harus menghadapi sejumlah tantangan kritis yang dihadapi kawasan tersebut, termasuk kapasitas tata kelola terbatas yang diperburuk dengan dekade konflik bersenjata, industri tanaman terlarang, dan populasi yang terisolasi dari infrastruktur memadai.

Peternakan sapi adalah penggunaan pembukaan lahan terpenting satu-satunya di Amazon, dengan rumput yang tumbuh di sekitar 70% dari tanah yang gundul. Mengubah sistem mata pencaharian dominan ini menjadi praktik-praktik berkelanjutan, seperti sistem peternakan sapi intensif, peternakan hutan (silvopastoral), atau agroforestri yang berpotensi untuk meningkatkan mata pencaharian sambil mengurangi kebutuhan untuk pembukaan lahan, merupakan salah satu tantangan terpenting terhadap visi Amazon.

Juga terdapat tantangan fragmentasi. Pemerintah, sektor pertanian, perusahaan, dan masyarakat memiliki tujuan dan kepentingan yang berbeda. Di satu sisi, tantangan dan kesempatan program Visi Amazon Kolombia adalah untuk mendorong model “pengembangan pedesaan emisi rendah (low-emission rural development/LED-R)” baru, dengan pemerintah, sektor swasta, sektor pertanian, dan masyarakat menjadi selaras serta sepakat atas pencapaian-pencapaian regional untuk mengurangi deforestasi, meningkatkan produksi, dan meningkatkan mata pencaharian. Agar pencapaian-pencapaian bersama ini terwujud, ini harus disertai dengan insentif yang mendorong perubahan sistem penggunaan tanah dan perbaikan dalam kapasitas pengendalian, didukung dengan platform pemantauan yang melacak kemajuan menuju pencapaian-pencapaian ini.

Pemerintah Britania raya, Norwegia, dan Jerman berusaha mendukung Kolombia dalam mencapai tujuan deforestasi neto nol di daerah Amazon pada tahun 2020, melalui target intervensi dan investasi. Untuk tujuan ini, Britania Raya, melalui Internasional

Climate Fund (ICF) yang memilih, melalui penawaran kompetitif, sebuah konsorsium yang terdiri dari Earth Innovation Institute (pimpinan), Fundación Natura Colombia, WWF Kolombia, dan Forest Trends untuk meneliti, merancang, dan menganalisis potensi strategi untuk meningkatkan keterlibatan sektor swasta dan rantai pasokan berkelanjutan di departemen Caquetá dan Guaviare. Pemerintah Norwegia, melalui Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD), bekerja sama membiayai analisis ini melalui dana untuk Earth Innovation Institute. Proyek ini berfokus pada tiga tantangan utama yang dihadapi Kolombia, yang berusaha mengurangi deforestasi karena sektor pertanian: 1) kurangnya dukungan teknis dan insentif keuangan bagi produsen untuk mengubah penggunaan tanah yang dominan (peternakan sapi ekstensif) menjadi sistem produksi berkelanjutan, 2) investasi sektor swasta rendah dalam sistem produksi yang berkelanjutan karena kurangnya daya saing produk dan risiko investasi yang tinggi, dan 3) kurangnya tata kelola dan kapasitas pengaturan dalam kotamadya dan departemen-departemen untuk merancang dan mengimplementasikan rencana regional untuk menghapus deforestasi.

Konsorsium tersebut melakukan analisis-analisis berikut untuk memandu potensi investasi Britania raya dalam Program Visi Amazon Kolombia:

  • Penentuan prioritas rantai pasokan relevan yang dapat berkontribusi untuk mengurangi deforestasi dan mempromosikan transisi ke pembangunan pedesaan emisi rendah
  • Analisis prioritas pasokan rantai dan potensi peran mereka dalam mencapai tujuan mengurangi deforestasi di Amazon
  • Analisis kebijakan yang terkait deforestasi, perubahan iklim, dan pembangunan pedesaan
  • Analisis mekanisme finansial yang ada dan kesempatan untuk mengurangi deforestasi
  • Analisis peluang untuk keterlibatan sektor swasta
  • Sintesis dan Rekomendasi: International Climate Fund memberi masukan untuk Kasus Bisnis untuk investasi DECC di Program Visi Amazon: Sistem Produksi dan Komponen Keterlibatan Sektor Swasta

Rancangan strategi dan rekomendasi yang disampaikan dimaksudkan untuk bekerja seiring dengan Visi Amazon untuk menyediakan rangkaian yang terintegrasi dari kebijakan , inisiatif, dan insentif yang ditargetkan pada berbagai sektor (produsen, pemerintah, dan sektor swasta) untuk mengubah ekonomi daerah dari deforestasi dan lintasan emisi tinggi saat ini, menjadi mengurangi deforestasi sambil meningkatkan mata pencaharian.

[1] Cakupan hutan diperkirakan hingga 59,924 km² di tahun 2012, 60%-nya terdapat di departemen-departemen Amazon Kolombia (Datos IDEAM, ‘Peta Hutan-Non-Hutan untuk periode 2010-12).

[2] Nepstad, D. C. et al. Menangani Pendorong Agrikultural Dorestasi di Kolombia: Meningkatkan Produksi Berbasis Tanah sambil Mengurangi Deforestasi, Degradasi Hutan, Emisi Gas Rumah Kaca, dan Kemiskinan Global: Laporan Departemen Luar Negeri Britania Raya dan Dinas Persemakmuran dan Departemen Perubahan Energi, Program Hutan dan Perubahan Iklim. 158 (London, UK, 2013).

[3] Deforestasi neto nol menggambarkan wilayah perbatasan hutan tempat area hutan yang dibuka selama jangka waktu tertentu yang sama atau kurang dari area hutan yang “baru” yang diregenerasi atau dipulihkan secara antropogenik selama periode waktu yang sama.

File Downloads

Bagian 1.   Rantai pasokan relevan yang dapat berkontribusi untuk mengurangi deforestasi dan mempromosikan transisi ke pembangunan pedesaan emisi rendah (LED-R)

1.1 Penentuan prioritas rantai pasokan relevan yang dapat berkontribusi untuk mengurangi deforestasi dan mempromosikan transisi ke pembangunan pedesaan emisi rendah (LED-R)

1.2 Pemetaan dan Analisis GAP prioritas pasokan rantai menurut persyaratan pasar dan potensi perannya dalam mencapai tujuan mengurangi deforestasi di Amazon

1.3 Rencana tindakan untuk mendukung penguatan rantai pasokan berkelanjutan prioritas di Caquetá dan Guaviare

Bagian 2.  Mekanisme dan kesempatan finansial untuk mempromosikan investasi sektor swasta.

2.1 Kesempatan untuk mempromosikan investasi dan inisiatif sektor swasta pertanian

2.2 Kontribusi sektor swasta untuk produksi pertanian berkelanjutan dan mengekang deforestasi

2.3 Mekanisme finansial publik-swasta untuk mendukung keberlangsungan rantai pasokan nol-deforestasi di Amazon di Kolombia

Bagian 3. Analisis kebijakan dan rekomendasi

3.1 Analisis kerangka kerja politik dan regulasi untuk sistem produksi yang berkelanjutan di Caquetá dan Guaviare

3.2 Instrumen dan strategi politik untuk mengurangi deforestasi di daerah Amazon Kolombia (Inggris) (Español)

Bagian 4. Strategi untuk mengurangi deforestasi

4.1 Alat-alat dan strategi untuk mengurangi deforestasi dengan mempromosikan partisipasi aktif dari sektor swasta (Perangkat)

4.2  Masukan bagi kasus bisnis International Climate Fund untuk investasi DECC dalam Program visi Amazon: Sistem produksi dan komponen keterlibatan sektor Swasta