Martin Valigursky /Shutterstock

Inisiatif Kebijakan REDD+

Berbagai negara dan kawasan tempat kami mendukung proyek dan program kebijakan REDD+

REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) dibentuk sebagai mekanisme global untuk mengkompensasi negara berhutan tropis yang berhasil mengurangi emisi karbon ke atmosfer secara signifikan, sambil meningkatkan penghidupan orang-orang yang bergantung pada hutan. Sejumlah negara tropis telah mencapai hasil yang sangat baik; deforestasi menurun 70% di Amazon, Brasil, sementara daerah formal masyarakat adatnya meningkat. Beberapa negara maju—seperti Norwegia—juga turut berperan dengan memberikan komitmen pembiayaan berjumlah besar bagi program REDD+.

Sayangnya, kemajuan penting ke arah mitigasi perubahan iklim dan konservasi hutan tropis kini sedang terancam.

Semakin banyak negara berhutan tropis yang memandang REDD+ sebagai mekanisme pendanaan konservasi hutan yang terlalu rumit dan gagal menyalurkan pembiayaan sesuai skala yang diharapkan. Untuk mengamankan dan melanjutkan keberhasilan awal ini, REDD+ harus diberi kerangka yang baru. Perhatian harus diarahkan pada manfaat lokal dan regional yang cukup besar dari model pembangunan perdesaan “rendah emisi” (LED-R) dan potensi untuk mencapai LED-R melalui penyelarasan dan reformasi kebijakan domestik dan keuangan, inovasi kelembagaan, serta peranan yang semakin besar dari inovasi dan investasi sektor swasta.

  • REDD+ telah menginspirasi puluhan negara untuk mulai memperhatikan deforestasi dan degradasi hutan.

  • Sebuah kesepakatan antara Gubernur Schwarzennegger dari California dengan gubernur di berbagai daerah tropis kini telah memiliki 29 anggota.

  • Meskipun REDD+ belum mampu memobilisasi keuangan dalam skala sesuai harapan awalnya, total komitmen telah mencapai lebih dari USD 7 miliar.

Strategi

Historical Emissions

Melalui penurunan drastis tingkat deforestasi Amazon pada 2006-2013, Brasil mencegah emisi 3,2 Gt CO₂ ke atmosfer jika dibandingkan dengan data awalnya (rata-rata tahunan dari 1996-2005). (Sumber: Nepstad et al. 2014 Science 344)  

Untuk memperoleh dukungan politik yang kuat dan mendalam, pembangunan perdesaan rendah emisi (LED-R) harus didefinisikan secara luas untuk menjawab kekhawatiran lokal dan global. LED-R harus mencakup pengurangan drastis deforestasi dan degradasi hutan yang menjadi fokus REDD+. Namun, LED-R juga harus meningkatkan penghidupan perdesaan, menciptakan lapangan kerja, memperbaiki perawatan kesehatan dan layanan lainnya, memperbesar akses pasar dan investasi, sambil tetap melindungi hutan, sumber daya perikanan, daerah aliran sungai, dan sungai.

Earth Innovation Institute bekerja pada skala lokal sampai global untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut. Kami mendukung pemerintah di berbagai negara dan daerah yang beriklim tropis dan sedang untuk mengembangkan struktur tata kelola, rencana penggunaan lahan, mekanisme pembagian manfaat, dan sistem pemantauan melalui penelitian dan analisis, pelatihan dan lokakarya, serta kunjungan pertukaran strategi. Kami juga mendukung disertakannya masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan perdesaan. Kami bekerja sama dengan para rodusen dan pembeli dari sektor pertanian dan peternakan, sekaligus juga dengan institusi keuangan untuk mendapatkan kesepakatan bersama mengenai standar sosial dan lingkungan, serta untuk mengembangkan mekanisme insentif baru guna mencapai peralihan ke pembangunan perdesaan rendah emisi.