2020
Okt

Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, Dimulai dari Restorasi Gambut

Deforestasi, kebakaran, perubahan penggunaan lahan, dan pengeringan lahan gambut yang berlangsung selama beberapa dekade telah membuat sebagian besar lahan gambut Indonesia semakin rentan terhadap kebakaran lahan. Musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko kebakaran di lahan gambut yang terdegradasi ini, terutama di Pulau Sumatera dan Kalimantan di mana kebakaran tahunan semakin besar dan destruktif.

Sebagai rumah bagi 36% dari lahan gambut tropis dunia —yang menyimpan karbon yang setara dengan tiga tahun emisi karbon global— degradasi dan kebakaran gambut di Indonesia menimbulkan risiko iklim yang signifikan pada tingkat nasional dan global.

Pada tahun 2016, Presiden Joko Widodo mendirikan Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk merestorasi hampir 2,5 juta hektar lahan gambut terdegradasi yang mencakup 57 kabupaten di tujuh provinsi prioritas, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua. Pendekatan BRG, yang disebut “3R”, terdiri dari pembasahan lahan gambut yang kering (Rewetting), penanaman kembali untuk memulihkan tutupan pohon (Revegetation), dan revitalisasi ekonomi lokal (Revitalisation)

Earth Innovation Institute (EII) baru-baru ini menyelesaikan studi awal mengenai intervensi BRG. Temuan kami menunjukkan beberapa korelasi yang menjanjikan antara penurunan kebakaran dan intervensi BRG.  Studi kami berfokus  di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Pulang Pisau di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Siak di Provinsi Riau. Lebih dari separuh luas wilayah di kedua kabupaten tersebut merupakan lahan gambut. Dari tahun 2016 hingga tahun 2018, 1.650 sekat kanal dan 6.515 sumur bor telah dibangun berkat bantuan dari BRG di Kabupaten Pulang Pisau sebagai bagian dari upaya pembasahan gambut. BRG juga memberikan insentif ekonomi kepada 29 desa yang tersebar di 8 kecamatan dalam bentuk “paket revitalisasi” yang dimaksudkan untuk menyediakan bantuan untuk sumber pendapatan alternatif yang tidak melibatkan pembakaran dan pengeringan lahan gambut. Paket revitalisasi yang diberikan di Kabupaten Pulang Pisau meliputi paket untuk ternak sapi (17 paket), lebah madu (10 paket) dan budidaya Sengon (Albizia chinensis) (8 paket). Di Kabupaten Siak, 178 sekat kanal dan 202 sumur bor telah dibangun pada tahun 2017 dan 2018, dan 10 paket revitalisasi diberikan untuk 9 desa yang terletak di 7 kecamatan berbeda, yang mayoritas berupa paket untuk ternak sapi (6 paket).

Kami menemukan bahwa rata-rata deteksi titik api dan area terbakar di kedua kabupaten menurun setelah intervensi BRG dimulai pada tahun 2016 (kecuali pada tahun 2019), dibandingkan dengan rata-rata tahunan sebelum intervensi dari tahun 2003 hingga 2015. Kami juga menemukan bahwa kepadatan titik api yang terdeteksi di kedua kabupaten mengalami penurunan yang lebih signifikan dalam wilayah dengan radius 250 meter dari infrastruktur pembasahan BRG (lihat Gambar 1). Kedua temuan ini menunjukkan bahwa penurunan jumlah kebakaran gambut berkorelasi dengan infrastruktur pembasahan BRG.

Gambar 1. Kiri: Kepadatan titik api yang terdeteksi sebelum dan setelah intervensi BRG diklasifikasikan berdasarkan jarak dari infrastruktur pembasahan BRG di: a) Kabupaten Pulang Pisau
Kabupaten Siak; Kanan: Sekat kanal yang dibangun berkat bantuan dari BRG yang bertujuan untuk meningkatkan tinggi muka air tanah di lahan gambut yang dikeringkan (foto oleh BRG)

Sekitar 80% dari seluruh kebakaran di Kabupaten Pulang Pisau dan 54% kebakaran yang terdeteksi di Kabupaten Siak antara tahun 2003 dan 2019 terjadi di semak belukar dan lahan terbuka, bukan di hutan. Sekitar 70% dari semua kebakaran di kedua kabupaten tersebut terdeteksi di tutupan lahan yang, pada tahun 1990, masih berupa hutan, namun kemudian terdeforestasi dan terbakar. Meskipun tidak ada kebakaran yang terdeteksi di dalam hutan primer di kedua kabupaten selama periode studi, 7% kebakaran terjadi di hutan sekunder di Kabupaten Pulang Pisau, dan 15% kebakaran terjadi di hutan sekunder di Kabupaten Siak.

Di Kabupaten Pulang Pisau, sekitar 79% dari total area terbakar yang terdeteksi antara tahun 2003 dan 2019 terjadi di lahan gambut yang menghasilkan 194 juta ton emisi CO2e. Sementara di Kabupaten Siak, sekitar 90% dari total areal terbakar yang terdeteksi pada periode yang sama terjadi di lahan gambut yang menghasilkan 23 juta ton emisi CO2e.

Peternakan sapi lokal oleh Kelompok Masyarakat Taruna Karya Bersama, didukung oleh paket revitalisasi dari BRG.

Kami juga menemukan bahwa paket revitalisasi BRG memberikan manfaat ekonomi yang penting bagi masyarakat lokal. Paket revitalisasi ini juga telah mendukung upaya lokal untuk mencegah dan memadamkan kebakaran, dimana sebagian dari keuntungan yang dihasilkan oleh kelompok masyarakat disisihkan untuk mendanai kegiatan operasional Masyarakat Peduli Api (MPA), organisasi pengelolaan kebakaran yang dipimpin oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat juga membantu mencegah terjadinya kebakaran di wilayah mereka.

Penting untuk dicatat bahwa ada juga beberapa intervensi oleh BRG yang mungkin tidak memberikan hasil yang diinginkan. Dalam studi ini, kami menemukan kasus di salah satu kelompok masyarakat di Desa Sebangau Jaya di Kabupaten Pulang Pisau yang menerima paket revitalisasi dari BRG untuk mendukung produksi madu lokal pada tahun 2018. Sayangnya, karena kemarau yang berkepanjangan, produksi madu mereka mengalami penurunan tajam, memaksakan mereka untuk menghentikan operasi. Tidak ada kebakaran yang terdeteksi di desa ini pada tahun 2018. Namun, kebakaran dan area terbakar terdeteksi di desa tersebut pada tahun berikutnya. Hubungan antara intervensi BRG dan kejadian kebakaran di desa ini perlu dianalisis lebih dalam.

Langkah Selanjutnya

Hasil studi awal ini menunjukkan adanya korelasi antara intervensi BRG dengan penurunan kebakaran di lahan gambut, serta dapat memberikan gambaran tentang upaya pencegahan kebakaran di tingkat daerah. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami adanya hubungan kausal antara keduanya.

You are donating to : Greennature Foundation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
paypalstripe
Loading...